AD/ART

AD/ART 2017-12-03T03:16:23+00:00

Muqoddimah

Negara Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah hasil perjuangan bangsa Indonesia. Salah satu cita-cita kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan manusia Indonesia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab.

Atas dasar itu segenap pengajar Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum merasa terpanggil untuk mewujudkan pengabdian kepada Bangsa dan Negara, melalui pengembangan karakter muslim Indonesia yang moderat dan mengedepankan semangat keindonesiaan, melalui pengembangan Program Studi (Prodi) Keagamaan Islam di Perguruan Tinggi Umum.

Berkat rahmat Allah SWT kami bersepakat untuk mendirikan suatu organisasi yang menghimpun Prodi Keagamaan Islam di bawah Perguruan Tinggi Umum di seluruh Indonesia dengan nama Asosiasi Prodi Keagamaan Islam yang berasaskan Pancasila dan berdasarkan Undang Undang Dasar 1945 serta bersifat kekeluargaan.
Didirikannya Asosiasi Prodi Keagamaan Islam (APPKI) ini dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai kebijakan baru terkait dengan prodi Keagamaan Islam dan munculnya berbagai isu-isu global terkait dengan pengelolaan pendidikan, serta berbagai upaya penguatan teori, model, dan aplikasi bidang pendidikan keagamaan Islam.

Semangat pendirian APPKI merupakan apresiasi dan hasil dari pertemuan inisiator dan para ketua Prodi Keagamaan Islam di lingkungan PTU tanggal 25 September 2016, dan telah dideklarasikan pada 26 September 2016, bersamaan dengan Seminar Internasional Pendidikan Islam (International Conference on Islamic Education) di Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung. Sejalan dengan keadaan ini serta menyadari pesatnya perkembangan kajian keislaman di Indonesia selama beberapa tahun terakhir dan perannya yang semakin besar dalam mendukung kegiatan pendidikan untuk layanan publik dan kehidupan masyarakat lainnya serta antisipasi pengaruh globalisasi terhadap perkembangan pendidikan dan pembelajaran di Indonesia, tumbuh kesadaran di kalangan pakar, praktisi, pengajar, dan pengamat di bidang Keagamaan Islam untuk memberikan perhatian yang lebih besar pada proses pendidikan dan pembelajaran agama Islam di Indonesia.

Respon positif yang tercermin pada semakin maraknya pembukaan Prodi Keagamaan Islam di berbagai Perguruan Tinggi Umum, di satu sisi menunjukkan meningkatnya minat, semangat, dan perhatian pada usaha untuk mengembangkan bidang ini. Di sisi lain, fenomena ini harus diimbangi dengan usaha untuk menjaga agar pengelolaan dan pengembangan Prodi Keagamaan Islam pada Perguruan Tinggi Umum di Indonesia dan lulusannya tetap memenuhi standar mutu yang diharapkan.
Menyikapi fenomena di atas, beberapa Prodi Keagamaan Islam di Indonesia mengambil inisiatif untuk berkumpul, berdiskusi, dan mendapatkan kesamaan pandangan yang rumusannya tertuang dalam pernyataan-pernyataan berikut:

Kesatu, penyelenggaraan Prodi Keagamaan Islam harus dilaksanakan dengan selalu menjunjung tinggi martabat, kehormatan, etika, norma-norma akademik, bercita-cita melahirkan lulusan yang berkualitas, dan memiliki integritas akademik dan wawasan yang luas serta berkomitmen tinggi pada bidangnya.
Kedua, terwujudnya hal di atas perlu dilakukan melalui upaya untuk menjaga terwujudnya batas minimal mutu pendidikan Prodi Keagamaan Islam dan lulusannya. Bahwa dalam rangka pembinaan tersebut diperlukan adanya wadah sebagai forum kerjasama.
Ketiga, wadah kerjasama ini dimaksudkan pula sebagai sarana untuk mendorong peningkatan mutu penyelenggara pendidikan sarjana/pascasarjana Prodi Keagamaan Islam dan lulusan di berbagai Prodi Keagamaan Islam Indonesia.

Sebagai tindak lanjut terhadap kesamaan pandangan di atas, dengan rahmat Allah Tuhan Yang Maha Esa didirikanlah Asosiasi Prodi Keagamaan Islam (APKI) yang berpedoman pada ketentuan-ketentuan berikut ini

(lebih lengkap, bisa di download)